
Artikel
Desain Web
Langkah Awal Membuat Website Sendiri
Desain Web
Langkah Awal Membuat Website Sendiri
Langkah Awal Membuat Website Sendiri
Bagaimanakah Langkah Awal Membuat Website?? Mendesain (atau mendesain ulang) sebuah website dapat menjadi sebuah tugas "yang tepat sasaran ataupun tidak" bagi kita semua. Kadangkala, kita membuat sebuah desain dimana terlihat sudah bagus… tapi mendadak menjadi "muak" melihatnya atau orang lain tidak ingin melihatnya. Akhirnya kita melakukan pembuatan web desain ulang.
Jadi, di bawah ini ada 8 tips yang penting untuk diingat ketika mendesain ulang ataupun desain baru sebuah website. Tentu saja, pada kenyataannya ada lebih dari 8 hal yang harus diperhatikan, tapi setidaknya 8 ini sudah cukup sebagai permulaan.
- Apa yang menjadi tujuan utama dan siapa target "pembuka" website? – hal ini berlaku bagi setiap website yang ada dan yang pernah dibuat. Mengidentifikasi "penonton" Anda mungkin terdengar sangat simple tapi ini merupakan titik awal bagi website Anda agar dapat berkembang. Setelah Anda menentukan beberapa kriteria “penonton” Anda, kemudian Anda harus menentukan apa yang akan diperoleh "si penonton" dari dan setelah website Anda dibuka dan dibaca. Buatlah hal tersebut mudah diingat atau menarik agar itu dapat menjadi titik jual dari website Anda. Jadi pembuatan website bukan hanya sekedar saja.
- Apa yang menjadi kelemahan dan kekuatan dari kompetitor Anda? – mengidentifikasi kompetitor Anda selalu menjadi perhatian utama bagi setiap bisnis. Pembuatan web tentunya sangat memperhatikan kompetitor. Jika Anda tidak memberi nilai tambah dalam bisnis Anda, untuk apa pelanggan pindah ke bisnis Anda? Menggunakan desain dari website kompetitor Anda dapat menjadi kekuatan bagi Anda. Contohnya adalah ketika Anda melihat hal yang Anda sukai dari website kompetitor Anda, Anda dapat menjadikannya sebuah contoh tapi jika Anda melihat kekurangan dari kompetitor anda, anda dapat mengambil keuntungan dari hal tersebut karena Anda dapat memperbaiki kesalahan mereka dan menerapkannya di website Anda.
- Desain paling penting – landing page dan KISS principle – keputusan dari desain website Anda dapat digambarkan dari homepage Anda. Ada prinsip yang berbunyi "keep it simple, stupid" atau KISS, atau berikan apa yang "penonton" perlukan secara cepat. Tapi jangan terlalu mementingkan asesoris website yang akan memakan waktu lama, dahulukan buat halaman/menu yang penting. Seperti menu Company Profile perusahaan.
- Pemilihan warna sangat penting – warna dapat menghidupkan ataupun mematikan sebuah website. Warna tentunya sangat mempengaruhi desain website nantinya. Anda perlu mengingat beberapa hal, gunakan warna yang "penonton" Anda suka, jangan gunakan warna yang bertentangan, test warna yang Anda telah tentukan, dan pastikan warna tersebut merupakan penggambaran dari website Anda. Tentunya warna disesuaikan dengan aplikasi website tsb ditujukan buat siapa.
- Gunakan hot-spots sebagai aspek yang paling menarik perhatian – ada beberapa artikel seperti ini dimana akan membantu Anda mengerti bagaimana manusia bereaksi ketika ditunjukkan sebuah website. Ada sebuah pola dari mata kita ketika homepage sedang di-load di depan kita. Secara otomatis mata kita akan tertarik menuju elemen-elemen seperti bullet-points, lists, icons dan tipografi yang besar. Tipikal seperti ini juga menjadi bagian paling tinggi dari sebuah website. Jadi Anda perlu memastikan bahwa Anda menempatkan sebuah elemen atau bahkan lebih agar website Anda menjadi sangat menarik. Jadi perhatian akan tertuju pada aplikasi website.
- Huruf apa yang paling baik? – penentuan dari jenis huruf yang akan digunakan sebetulnya adalah keputusan dari desainer itu sendiri. Yang paling standar adalah menggunakan jenis huruf Verdana dan Arial di setiap bagian.
- Lakukan test, perbaikan…secara berulang – mengetes desain Anda itu sangat diperlukan. Misalkan, lakukan tes di browser Firefox, Internet Explorer, Opera, Safari dan sesuaikan dengan versi terbarunya. Memperbesar resolusi dari 800×600 menjadi 1280×1024 pun dapat dilakukan untuk mensimulasikan tampilan yang akan dihadapi penonton yang memiliki resolusi layar yang berbeda. Jika merasa kesulitan sekarang banyak software web maupun software aplikasi yang bisa mempermudah pekerjaan.
- Jangan takut untuk medesain ulang sekali Anda telah selesai mendesain karya Anda, Anda memerlukan kritik dan saran. Ini satu-satunya cara Anda dapat berkembang sebagai seorang web desainer. Anda juga butuh menseleksi kritik yang Anda terima antara kritik pribadi dengan kritik secara umum.
Terima kasih. Selamat mencoba.
Login Form
Artikel Populer
- Cara Promosi Produk Melalui Internet
- Tutorial Membuat Desain Website atau Web design
- Tip dan Trik Membuat Desain Web dan Website
- Cara Cepat Web Kita Terindex Oleh Google
- Cara Membuat SEO Yang Baik
- Langkah Awal Membuat Website Sendiri
- Cara Cepat Agar Web Kita Ada di Mesin Pencari (Search Engine)
- Manfaat Memiliki atau Membuat Website
- Apa sih Search Engine itu?
- Apa Sih SEO itu?
- Alat Ukur SEO Untuk Website Anda
- Tips Warna Agar Website Terlihat Elegan
- 5 Strategi Promosi Online untuk Pebisnis Online Pemula
- Tip Menaikan Rangking Situs di Mesin Pencari
- Struktur Sebuah Website
- Penyebab Yang Membuat Rangking Website Turun di Search Engine
- Pengertian Bandwith Website
- Ilustrasi dalam Web design
- Langkah Membuat Keyword Website Menjadi Efektif
- Web Design Minimalis: Tetap Manis
- Tips Header untuk Website
- Mengenal Cascading Style Sheet (CSS)
- Membangun Link Yang Berkualitas untuk SEO
- Beberapa Kesalahan dalam Halaman SEO
- Pengertian Domain
- Manfaat Memiliki Website atau Web
- Definisi SEO
- Desain adalah Wawasan plus Kreativitas
- Perbedaan antara Bandwidth dan Data Transfer
- Siapa Saja Yang Membutuhkan Website
- Pentingnya Suatu Desain
- Desain Itu Seni Terapan
- Sejarah Web Design
- Setiap Orang Adalah Desainer
- Beberapa Keunggulan Website